Sebagai contoh, vertigo dapat diciptakan sendiri ketika seorang anak berputar beberapa lama lalu berhenti seketika. Anak tersebut akan merasa dunia seperti berputar, dan hal inilah yang dinamakan dengan vertigo. Vertigo dapat berlangsung beberapa saat dan akan hilang dengan sendirinya. Tetapi, ketika hal tersebut terjadi akibat cedera atau gangguan fungsi organ tertentu, vertigo dapat berlangsung selama berjam-jam bahkan berhari-hari sebelum dilakukan tindakan pencegahan dan pengobatan vertigo secara optimal. Vertigo dapat terjadi karena beberapa faktor. Berikut beberapa penyebab dan gejala akibat vertigo.
Penyebab Vertigo
Vertigo dapat dibedakan berdasarkan penyebabnya, apakah perifer atau sentral. Penyebab utama vertigo sentral terletak pada otak atau sumsum tulang belakang, sementara vertigo perifer terjadi karena adanya masalah pada telinga bagian dalam. Beberapa penyebab vertigo tersebut adalah sebagai berikut.Benign paroxysmal positional vertigo
Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV) terjadi ketika telinga bagian dalam mengalami peradangan karena sakit yang menimbulkan iritasi dan menjadi penyebab timbulnya vertigo. BPPV dapat terjadi tanpa alasan apapun dan lebih sering terjadi karena faktor usia.Penyakit meniere
Penyakit meniere terkait langsung dengan gangguan pada pendengaran dan tinnitus (dering di telinga), yang disebabkan oleh penumpukan cairan dalam telinga bagian dalam. Sedangkan penyebab dari penumpukan cairan yang terjadi tersebut tidak diketahui secara pasti.Neuritis vestibular atau labyrinthitis
Adalah masalah yang terjadi pada telinga bagian dalam, yang biasanya diakibatkan oleh infeksi virus. Infeksi ini menyebabkan peradangan di telinga bagian dalam di sekitar saraf yang berfungsi untuk membantu keseimbangan tubuh.Meskipun jarang terjadi, vertigo dapat disebabkan oleh keadaan seperti berikut ini.
- Sakit kepala atau leher
- Masalah otak seperti stroke atau tumor
- Obat-obat tertentu yang menyebabkan kerusakan telinga
- Sakit kepala migrain
Gejala Vertigo
Gejala vertigo sering dipicu karena adanya perubahan posisi kepala. Orang yang mengalami vertigo biasanya akan merasakan beberapa keadaan seperti berikut ini.- Pemintalan
- Kemiringan
- Bergoyang
- Tidak seimbang
- Ditarik ke satu arah
- Merasa mual
- Gerakan mata abnormal
- Sakit kepala
- Berkeringat
- Dering di telinga atau gangguan pendengaran
Cara mengobati vertigo
Pengobatan atau obat untuk mengatasi vertigo tergantung pada apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Dalam banyak kasus, vertigo dapat hilang dengan sendirinya tanpa dilakukan pengobatan. Hal ini bisa terjadi karena otak mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi pada telinga bagian dalam, atau penggunaan organ lain untuk menjaga keseimbangan. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi vertigo, diantaranya adalah sebagai berikut.Rehabilitasi vestibular
Rehabilitasi vestibular adalah jenis terapi fisik yang bertujuan membantu memperkuat sistem vestibular. Fungsi dari sistem vestibular adalah untuk mengirim sinyal ke otak tentang aktivitas kepala dan gerakan tubuh yang berhubungan dengan gravitasi. Rehabilitasi vestibular disarankan untuk orang yang sering mengalami serangan vertigo secara berulang. Terapi ini akan membantu melatih indra untuk beradaptasi dengan vertigo.Canalith reposisi manuver
Canalith reposisi manuver adalah gerakan yang dilakukan untuk membantu penyerapan kalsium yang ada di telinga bagian dalam oleh tubuh. Seorang dokter atau ahli terapi fisik akan memandu memilih cara yang efektif untuk mengobati vertigo.Obat-obatan
Dalam beberapa kasus, obat-obatan juga dapat digunakan untuk meringankan gejala vertigo seperti mual atau mabuk. Jika vertigo diakibatkan oleh infeksi atau peradangan, antibiotik atau steroid dapat digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan infeksi. Untuk penyakit meniere, diuretik (pil air) dapat digunakan untuk mengurangi tekanan akibat penumpukan cairan.Bedah
Pembedahan mungkin perlu dilakukan untuk mengatasi vertigo. Jika vertigo disebabkan karena masalah yang lebih serius seperti tumor atau cedera pada otak dan leher, pembedahan dapat dilakukan untuk membantu menghilangkan gejala vertigo.Vertigo dapat terjadi karena adanya masalah atau gangguan pada telinga bagian dalam. Selain itu, vertigo juga dapat terjadi akibat sakit kepala migrain, cidera kepala ataupun leher. Terapi fisik yang tepat dapat digunakan untuk mengatasi vertigo, tentu harus dilakukan oleh ahli yang berkompeten menangani masalah vertigo.
Demikian penyebab, gejala, dan cara Mengobati vertigo ini, mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan dan wawasan, serta bermanfaat untuk kita semua. Amin ya robbal ‘alamin.
